{ "placements": [ { "anchor": { "selector": "article", } }, "pos": 4, "type": 1, "style": { "top_m": 5, "bot_m": 10 } } ] }
Home » Astronautika » NASA

Hallo bumi ! Perseverance kirim foto berwarna resolusi tinggi pertamanya dari Mars

Hello earth! Perseverance sends its first high-resolution color photo from Mars

  • 22 Feb 2021
  • 1.10 K
  • Andy H. Nst
  •  

Setelah sebelumnya berhasil melakukan pendaratan di kawah Jezero planet Mars, berselang 2 sol kemudian atau sekitar 49 jam waktu bumi, Perseverance mulai mengunggah gambar beresolusi tinggi pertamanya.

Gambar beresolusi 2048 x 1536 piksel yang ditangkap dari atas rover Perseverance dengan menggunakan metode stop motion video statis melalui Sky Crane yang terhubung ke rover Perseverance menampilkan situasi detik-detik pendaratan rover Perseverance ketika akan touchdown di permukaan planet merah tersebut, sembari gambar-gambar statis lainnya yang berbentuk sebuah keseluruhan video yang utuh masih menunggu untuk dikirimkan dan diproses.

Gambar jepretan Perseverance ini menampilkan pemandangan yang sangat spektakuler, seperti layaknya kuning senja yang ada di Bumi. Mars disinyalir memiliki jejak-jejak kehidupan di masa lampau dan tujuan utama misi Perseverance bertugas untuk meneliti astrobiologi, seperti penelusuran tanda-tanda kehidupan mikroba purba.

Perseverance akan menyusuri historis geologi planet dan iklim masa lalu, membuka jalan bagi eksplorasi manusia di planet Mars, dan menjadi misi pertama untuk mengumpulkan dan menyimpan regolith (pecahan batu dan debu).

Misi NASA selanjutnya adalah bekerja sama dengan ESA (Badan Antariksa Eropa), yang akan mengirim pesawat ruang angkasa ke Mars untuk mengumpulkan sampel ini dari permukaan dan mengembalikannya ke Bumi untuk analisis mendalam.



Proses pengiriman gambar dari Mars ke Bumi


Foto tangkapan Perseverance beresolusi tinggi pertama | NASA

Proses pengiriman gambar hasil jepretan Perseverance cukup rumit, karena melibatkan beberapa tahapan proses sebelum bisa ditampilkan di Bumi. Perseverance adalah rover yang berada di permukaan planet, untuk dapat mengirimkan gambar ke Bumi, rover mengirimkan terlebih dahulu paket gambarnya ke satelit MRO (Mars Reconnaissance Orbiter) yang mengorbit di Mars, setelah gambar diterima di satelit, barulah gambarnya bisa dikirimkan ke Bumi.

MRO berjarak sekitar 435 mil (700 kilometer) dari Perseverance dan bergerak dengan kecepatan sekitar 6750 mil per jam (3 kilometer per detik) pada saat gambar diambil. Jarak ekstrim dan kecepatan tinggi dari pesawat ruang angkasa tersebut merupakan kondisi yang menantang dan membutuhkan waktu yang tepat agar Mars Reconnaissance Orbiter dapat menerima signal dari Perseverance.

Foto lainnya yang dijepret Perseverance


empat kamera hazcam mengambil foto di sekeliling rover | NASA

Sampai berita ini diturunkan, sebanyak 148 foto dari Perseverance telah dirilis NASA. Diantaranya foto beresolusi tinggi dari HazCam dan beberapa lainnya foto berkualitas yang lebih rendah.

NASA mengatakan bahwa sebelumnya tim menunggu hasil pengujian peralatan selama satu hari dan hasilnya semua sensor dan peralatan berfungsi dengan baik, tim Perseverance, insinyur dan ilmuwan di Jet Propulsion Laboratory di California Selatan merasa lega setelah melihat laporan kesehatan rover, yang menunjukkan semuanya tampak bekerja seperti yang diharapkan.

HiRISE sempat menangkap foto momen pendaratan Perseverance


Foto Perseverance yang sempat diabadikan HiRISE saat Perseverance turun. | NASA

HiRISE yang merupakan salah satu instrumen yang terpasang di satelit MRO ternyata sempat abadikan momen langka ketika Perseverance mendarat. Momen bersejarah itu berhasil tertangkap kamera beresolusi tinggi yang terpasang di satelit.

Tampak Perseverance sedang menurun dengan parasutnya yang sedang mengembang menuju titik pendaratan di kawah Jezero (yang bertanda lingkaran)

Foto roda perseverance


foto close up roda Perseverance | NASA

Gambar beresolusi tinggi ini menunjukkan salah satu dari enam roda milik rover Perseverance Mars. Rover yang memiliki ukuran sebesar mobil itu memiliki teknologi roda yang lebih baik dari pendahulunya, Curiosity.

Rover sebelumnya, ditengarai memiliki masalah roda yang sobek saat menjelajahi daerah berbatu. Disinyalir batu-batuan yang ada di planet Mars cukup tajam sehingga dapat mengoyak lapisan karet yang ada pada roda. Gambar diambil oleh salah satu kamera Hazcam di Perseverance.

Kelanjutan misi helikopter Ingenuity


Gambar ilustrasi Ingenuity, helikopter pertama di planet Mars | NASA

Berdasarkan laporan dari data Perseverance terakhir, helikopter Ingenuity yang terpasang di bagian perut Perseverance dilaporkan dalam kondisi normal dan berfungsi dengan baik, namun helikopter akan tetap terpasang pada rover setidaknya selama 30 hingga 60 hari sebelum diterbangkan.

“Ada dua hal besar yang kami tunggu informasinya, yaitu status pengisian baterai Ingenuity dan konfirmasi dari sensor sistem pemanasnya. Karena sistem secara telah diprogram untuk mematikan pemanas agar menjaga elektronik helikopter dalam kondisi yang diharapkan. Dan keduanya tampak bekerja dengan baik. Dengan laporan positif ini, kami akan melanjutkan dengan pengisian baterai helikopter besok.", kata Tim Canham, pimpinan operasi Helikopter Mars Ingenuity di JPL.

Tim perlu memastikan bahwa Ingenuity memiliki banyak energi yang tersimpan di dalam rover untuk menjaga pemanas dan fungsi vital lainnya sekaligus menjaga kesehatan baterai yang optimal, ini sangat penting untuk keberhasilan Helikopter Mars.

Saat ini helikopter di charge melalui power supply yang ada di rover Perseverance, nantinya ketika digunakan, helikopter akan menggunakan listrik sendiri yang bersumber dari panel suryanya sendiri.

Setelah Ingenuity dilepaskan, helikopter itu akan menjalankan misi selama 30 Sol (sekitar 31 hari di Bumi), Jika Ingenuity bisa bertahan dari temperatur dingin ekstrim, minus 130 derajat celcius, maka tim akan melanjutkan penerbangan pertamanya di planet merah tersebut.

Lalu jika Ingenuity berhasil terbang dan melayang selama penerbangannya, berarti 90% target sudah tercapai, dan jika helikopter berhasil mendarat dan tetap dapat difungsikan, maka penerbangan akan dilanjutkan bertahap sebanyak 4 kali lagi.

“Kami berada di wilayah terasing, tapi tim kami sudah terbiasa. Hampir semua dari pencapaian yang dilakukan adalah yang perdana, dan semuanya harus berhasil agar kami dapat melanjutkan ke yang berikutnya. Kami sangat bersukacita, namun kami tetap bekerja keras untuk itu", kata MiMi Aung, manajer proyek helikopter Mars Ingenuity di JPL

Helikopter generasi berikutnya, penerus Ingenuity, akan dapat menambah kekuatan eksplorasi Mars di masa depan. Kendaraan terbang robotik canggih ini akan menawarkan sudut pandang unik yang tidak dapat diambil oleh satelit saat ini, seperti terbang di ketinggian rendah dan memberikan gambar dengan resolusi tinggi. Penggunaan helikopter juga akan memungkinkan akses ke medan yang sulit di Mars yang tidak dapat dijangkau oleh rover darat.

Rate Artikel


Load more

Artikel Lainnya


Artikel Terbaru


Media Sosial