Home » Pertanian » Kelapa Sawit

Apa saja nama jabatan di perkebunan kelapa sawit dan fungsinya

  • 08 Jan 2021
  • 2.39 K
  • Andy. H

Kelapa sawit adalah komoditas unggulan Indonesia dan merupakan penghasil minyak nabati terbesar di dunia. Jika kamu berencana ingin bergabung dengan perkebunan kelapa sawit berikut ini adalah nama-nama jabatan yang ada di perkebunan dan apa-apa saja yang menjadi fungsi, tugas dan tanggung jawabnya.

Daftar Isi


{ "placements": [ { "anchor": { "selector": "article", } }, "pos": 4, "type": 1, "style": { "top_m": 5, "bot_m": 10 } } ] }
Loading ...

Nama jabatan serta tanggung jawab

Manajer Kebun (Estate Manager)

Jabatan ini merupakan level tertinggi yang ada di perkebunan sawit, seorang manajer harus memiliki jiwa kepemimpinan dan mental yang tangguh dan mempunyai komunikasi dan skill manajerial yang baik. Pekerjaan manajer adalah memastikan semua operasional yang ada di kebun berjalan dengan baik dan lancar. Hal-hal yang biasa diurus oleh seorang manajer antara lain

  1. Menyusun anggaran dan rencana seluruh kegiatan operasional teknis kebun di lapangan, dari land clearance, pembibitan, perawatan, panen, transportasi dan lain-lain
  2. Memeriksa kegiatan produksi di lapangan agar berjalan dengan maksimal
  3. Mengendalikan biaya operasional agar efisien dan sesuai target yang ditetapkan
  4. Bertanggung jawab atas seluruh pembukuan dan kegiatan administrasi
  5. Membina kerukunan antar pekerja dan masyarakat di areal kebun
  6. Memberikan semangat/motivasi kepada pekerja di perkebunan yang berada di bawah tanggung jawabnya
     

Asisten Kebun

Jabatan ini kegiatan sehari-harinya hampir seluruhnya bekerja di lapangan, tugas seorang Asisten kebun lebih mengurusi hal-hal teknis di lapangan, diantaranya

  1. Mengatur dan merencanakan pembagian kerja petugas panen, petugas pemeliharaan dengan cepat, efektif dan efisien untuk merealisasikan target produksi.
  2. Merencanakan dan merealisasikan strategi pemeliharaan tanaman yang sesuai dengan medan perkebunan.
  3. Menyusun rencana kerja tahunan, bulanan dan harian dan merealisasikannya sesuai anggaran yang ditetapkan perusahaan.
  4. Mengevaluasi hasil pekerjaan lapangan yang telah dilakukan dan memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada.
  5. Mengeksekusi seluruh rencana kerja dan membuat laporan kepada manajer kebun.
     

Mandor Kebun

Mandor di perkebunan sawit biasanya di bagi kedalam 2 bagian, diantaranya mandor panen dan mandor pemeliharaan.

Tugas Mandor Panen antara lain:

  1. Melakukan apel pagi dan memberikan arahan-arahan seputar areal dan ancak masing-masing anggota panen.
  2. Mengawasi pekerjaan di lapangan secara langsung dan memberi instruksi kepada pekerja panen.
  3. Mengecek kesiapan peralatan panen di lapangan
  4. Mendisiplinkan anggota-anggota yang sulit diatur
  5. Memastikan tidak ada buah yang tertinggal di lapangan, buah tidak terpanen, brondolan tidak dikutip, buah mentah dan sebagainya.
     

Tugas Mandor Pemeliharaan antara lain:

  1. Membawahi pekerja pemeliharaan secara langsung yang melakukan pekerjaan pemeliharaan seperti pemotongan lalang/rumput, pembersihan piringan tanaman, membabat gawangan, pemangkasan (pruning).
  2. Mengerahkan anggota pemeliharaan ke areal untuk memperbaiki jalan yang rusak
  3. Mengerahkan anggota pemeliharaan ke TPH (tempat pengumpulan hasil) dan memastikan jalan-jalan bisa diakses dengan baik.
  4. Mengerahkan anggota pemeliharaan untuk melakukan pemupukan tanaman dan pemberantasan hama.
     

Mandor Teknik Traksi

  1. Mengurus dan memastikan semua kendaraan telah memiliki STNK dan KIR
  2. Memastikan semua kendaraan dalam kondisi baik dan layak pakai
  3. Mengawasi pemeliharaan alat berat, mesin, dan kendaraan sesuai dengan program kerja
  4. Membuat dan mengatur jadwal keluar masuk kendaraan dan supirnya
  5. Mengerahkan alat berat ke areal-areal yang sulit di lalui kendaraan
  6. Membuat laporan perjalanan kendaraan

Loading ...

Jabatan Administratif

Kepala Tata Usaha (KTU)

Tugas kepala tata usaha (KTU) antara lain:

  1. Menyusun, mengevaluasi, dan membuat laporan anggaran tahunan dan bulanan untuk seluruh operasional kebun, termasuk kebutuhan kantor, gudang, transportasi, perjalanan dinas, acara-acara perkebunan.
  2. Memastikan pemakaian keuangan perkebunan sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan.
  3. Memegang kendali rekening bank perkebunan dan pemakaiannya dengan efisien dan tepat guna.
     

Kerani Administrasi/Tata Usaha (TU)

  1. Melakukan pencatatan dan pembayaran biaya-biaya operasional perkebunan.
  2. Membuat laporan buku Kas dan Bank dan menyerahkannya kepada Kepala Tata Usaha
  3. Melakukan pengupahan karyawan dan pencatatan pajak penghasilan karyawan kebun
  4. Melakukan pembayaran iuran-iuran seperti BPJS Kesehatan, Ketenagakerjaan, iuran organisasi perkebunan seperti BKS-PPS, GAPKI dll
  5. Menyediakan konsumsi kantor ketika ada tamu baik dari internal perusahaan atau tamu dari luar.
     

Kerani Afdeling / Kerani Kebun

  1. Melakukan pencatatan dan laporan pengupahan karyawan afdeling dan biaya-biaya operasional afdeling.
  2. Melakukan pencatatan lembur, premi tambahan, overtime, tunjangan, bonus, pembagian beras afdeling.
  3. Membuat laporan-laporan hasil kerja pemanenan, pemeliharaan, dan melakukan penginputan ke sistem.
  4. Melakukan pendataan karyawan, misalnya mutasi-mutasi karyawan, status pensiun, berapa jumlah tanggungan anak, istri, status pernikahan.
     

Kerani Produksi

  1. Melakukan pencatatan dan laporan produksi buah sawit setiap hari
  2. Mencatat, membuat laporan curah hujan di areal perkebunan setiap hari kepada manajer kebun
  3. Membuat laporan target dan realisasi produksi harian, bulanan, tahunan
  4. Mengirimkan laporan harian produksi ke Manajer Kebun dan Kantor Pusat
     

Kerani Gudang

  1. Melakukan pemesanan dan penerimaan barang-barang kebutuhan perkebunan, seperti BBM dan pelumas, sparepart kendaraan, pupuk, peralatan panen, herbisida, bahan bangunan, beras karyawan dan lain-lain
  2. Mencatat, membuat laporan stok barang harian, bulanan dan tahunan
  3. Mengeluarkan barang-barang tersebut untuk divisi yang membutuhkan
  4. Memastikan stok barang-barang dalam kondisi baik dan teratur
     

Kerani Timbang

  1. Melakukan penimbangan kendaraan kosong dan kendaraan berisi
  2. Membuat surat pengantar barang (SPB) untuk transportasi buah sawit ke pabrik
  3. Membuat laporan penimbangan setiap perjalanan keluar masuk kendaraan
     

Kerani Sortir Buah

  1. Mengangkut buah dari peron ke dalam truk timbang
  2. Menyortir buah, memisahkan buah tidak layak antar seperi buah mentah, buah busuk, memisahkan kotoran seperti ranting dan daun yang ikut terbawa dari areal kebun
  3. Membuat laporan sortiran dan melaporkan kepada mandor panen atau asisten
     

Kerani ISPO

  1. Melakukan pengecekan secara rutin apakah semua kegiatan telah berlangsung sesuai standar pemerintah (ISPO)
  2. Melakukan koordinasi dan mengikuti sosialisasi dinas-dinas pemerintah tentang lingkungan hidup
  3. Memastikan semua peralatan telah memenuhi standar ISPO
  4. Membuat dan mengirimkan laporan kegiatan kepada manajer kebun dan kantor pusat

Jabatan non Administratif

Kerani Kesehatan
 

  1. Memeriksa kesehatan karyawan apakah ada yang sakit.
  2. Membawa pasien ke puskesmas dan rumah sakit
  3. Mencatat riwayat penyakit karyawan dan menginformasikannya kepada Manajer Kebun

Kerani Bengkel atau Mekanik
 

  1. Melakukan pemeliharaan serta perbaikan kendaraan dan alat berat
  2. Melaporkan kerusakan kendaraan atau masalah yang dialami kepada Mandor Teknik Traksi
     

Pemanen

  1. Melakukan pemanenan buah kelapa sawit sesuai dengan target/basis yang diberikan mandor panen.
  2. Memastikan hasil panen tidak ada tertinggal/sisa di pohon
  3. Menyelesaikan target ancak yang telah di tentukan mandor panen.
  4. Mengutip brondolan yang lepas dari tandan buah kelapa sawit
  5. Menyusun buah hasil panen di areal TPH (Tempat Pengumpulan Hasil)
     

Pemuat

  1. Memuat buah dari TPH ke kendaraan/truk kelapa sawit
  2. Mengutip brondolan sisa yang terserak di areal TPH
  3. Memastikan semua buah dapat terangkut sampai selesai pada hari itu juga
     

Pemeliharaan

  1. Memperbaiki jalan menuju TPH dan pasar pikul, menutup lubang-lubang genangan air dan membuat tangga panen
  2. Membersihkan tanaman liar seperti rumput dan lalang di areal gawangan
  3. Membabat gawangan dan piringan kelapa sawit sesuai target yang telah ditetapkan Mandor Pemeliharaan
  4. Menyemprot herbisida di areal-areal yang telah ditentukan
  5. Melakukan pemupukan sesuai arahan Mandor Pemeliharaan dan Asisten kebun
  6. Melakukan pemeliharaan TPH secara berkala.
     

Keamanan

Pada umumnya petugas keamanan dibagi kedalam beberapa tim seperti satpam, pembantu satpam, danru, koordinator keamanan dan sebagainya, tugas keamanan antara lain

  1. Memastikan tidak ada orang tidak dikenal masuk ke areal perkebunan.
  2. Memastikan areal bebas dari resiko kebakaran. Menjaga areal dengan berpatroli secara bergiliran, siang hari maupun malam hari (shift).
  3. Berkoordinasi dengan danru dan aparat setempat bila ada tindakan pencurian di perkebunan.

Komentar Artikel

Artikel Lainnya

Artikel Terbaru