0


{ "placements": [ { "anchor": { "selector": "body", } }, "pos": 4, "type": 1, "style": { "top_m": 5, "bot_m": 10 } } ] }
Home » Pertanian » Kelapa Sawit

Cara menghitung biaya eksploitasi pada perkebunan Kelapa Sawit

Biaya eksploitasi pada perkebunan kelapa sawit adalah biaya-biaya pengeluaran yang ditimbulkan pada saat proses produksi dalam rentang waktu tertentu misalnya bulanan atau tahunan. Biaya-biaya ini dihitung per komponen dalam nomor akun (chart of account) yang telah ditentukan dalam penyusunan buku besar akuntansi.



Lebih dalam mengenai Biaya Eksploitasi


Tujuan membuat biaya eksploitasi pada perkebunan kelapa sawit:

  1. Melihat realisasi biaya secara periodik sebagai kontrol untuk mengambil langkah preventif dalam waktu kedepan, misalnya menganalisis pembengkakan biaya-biaya yang timbul selama proses operasional.
     
  2. Membandingkan realisasi biaya dengan anggaran tahunan/bulanan apakah telah sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

Data-data biaya eksploitasi ini sangat krusial dan dibutuhkan oleh manajemen perusahaan karena merupakan salah satu faktor yang menentukan penghitungan laba dan rugi selama proses operasional perkebunan kelapa sawit. Tingkat kesulitan penyusunan laporan biaya eksploitasi berbeda-beda bergantung besarnya areal perkebunan dan jumlah komponen biaya yang ada.

Komponen dalam Biaya Eksploitasi


Ada dua komponen dalam biaya eksploitasi, diantaranya :

  1. Biaya Langsung
    Biaya langsung adalah biaya yang timbul selama proses operasional yang yang nilainya bisa diperhitungkan secara pasti. Sebagai contoh, biaya pemeliharaan, pemupukan, upah panen, transportasi dan lain-lain.
     
  2. Biaya tidak Langsung
    Biaya tidak langsung adalah biaya yang timbul selama proses operasional namun tidak dapat dihitung secara pasti kapan dan berapa besar nilainya, misalnya biaya asuransi, pajak, penyusutan dan lain-lain.

Adapun komponen dalam Biaya Langsung dan Biaya tidak Langsung dipecah lagi kedalam sub-sub yang dinamakan Nomor Akun atau COA (Chart of Account). Untuk nama akun biayanya silahkan lihat pada artikel berikut ini :

Baca juga : Nama-nama akun biaya pada perusahaan Kelapa Sawit


Komponen dalam biaya eksploitasi antara lain :

No Akun Nama Debet Kredit
9.  Harga Pokok Penjualan    
└ 9.1 Biaya Langsung    
 └ 9.1.1 Pemeliharaan    
  └ 9.1.1.1 Menyiang/merumput    
  └ 9.1.1.2 Pemberantasan lalang    
  └ 9.1.1.3 Pemeliharaan jalan dan jembatan    
  └ 9.1.1.4 Pemeliharaan parit dan saluran Air    
  └ 9.1.1.5 Peringgan dan survei    
  └ 9.1.1.6 Sensus dan penyisipan    
  └ 9.1.1.7 Mandor pemeliharaan    
  └ 9.1.1.8 Pemberantasan hama dan penyakit    
  └ 9.1.1.9 Pruning    
  └ 9.1.1.10 Pemupukan    
  └ 9.1.1.11 Penelitian    
 └ 9.1.2 Panen    
  └ 9.1.2.1 Mandor / Pengawas panen    
  └ 9.1.2.2 Alat-alat panen    
  └ 9.1.2.3 Transportasi dalam kebun    
└ 9.2 Biaya tidak langsung    
 └ 9.2.1 Biaya manajemen    
 └ 9.2.2 Jasa konsultan    
 └ 9.2.3 Asuransi    
 └ 9.2.4 Biaya kantor    
 └ 9.2.5 Pemeliharaan dan perbaikan    
 └ 9.2.6 Kesejahteraan karyawan    
 └ 9.2.7 Pajak dan retribusi    
 └ 9.2.8 Listrik, air dan Telepon    
 └ 9.2.9 Perjalanan dinas    
 └ 9.2.10 Keamanan    
 └ 9.2.11 Biaya umum lainnya    
 └ 9.2.12 Penyusutan    

Menghitung Biaya Eksploitasi


Selanjutnya dari tabel diatas kita sudah bisa mendapatkan biaya eksploitasi dari tabel diatas dengan cara menjumlahkan Biaya Langsung dan Biaya Tidak langsung seperti tabel dibawah ini:

No Akun Nama Debit Kredit
└ 9.1 Biaya Langsung    
└ 9.2 Biaya Tidak Langsung    
  Jumlah Biaya Eksploitasi    

Terima kasih telah membaca, semoga artikel ini bermanfaat

Rekomendasi artikel menarik untuk dibaca
🌴 Cara menghitung biaya per areal pada perkebunan Kelapa Sawit
🌴 Komponen upah perkebunan kelapa sawit
🌴 Apa saja yang menjadi faktor penentu harga kelapa sawit

Rate Artikel


Komentar Artikel

Perhatian :
Komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu



Contoh : email_saya@gmail.com



Komentar berhasil di-input
Error!

Artikel Lainnya


Artikel Terbaru


Media Sosial