0


{ "placements": [ { "anchor": { "selector": "body", } }, "pos": 4, "type": 1, "style": { "top_m": 5, "bot_m": 10 } } ] }
Home » Astronautika » Chang E

Chang e Ascender sukses berlabuh pada Orbiter.

Setelah sebelumnya misi mengumpulkan sampel di permukaan Bulan berhasil kini Acender akan mengangkatnya ke orbiter dimana sampel akan didistribusikan.



Penjemputan Sampel


(Penyesuaian posisi Ascender dan Orbiter sebelum docking, Gambar ilustrasi, sumber: CNSA)

Sebanyak 2000 gram sampel dari permukaan Bulan di Mons Rumker berhasil dikumpulkan oleh robot penjelajah wahana antariksa Chang'e sehari sebelumnya dan sampel didistribusikan oleh Ascender melalui mekanisme docking.

Berbeda dengan docking yang dilakukan di orbit Bumi, misi ini dilakukan secara komputerisasi dengan memperhitungkan derajat kemiringan microwave untuk dapat berlabuh dengan tepat pada tempat yang telah ditentukan.

Baca jugaSukses! Untuk ketiga kalinya Chang'e Lander berhasil mendarat di bulan

Tantangan bagi kru


(Live footage proses docking pada Chang'e Orbiter, sumber: CCTV)

Di bumi wahana antariksa pada umumnya melakukan docking dengan beberapa bantuan alat seperti navigasi satelit lain namun pada orbit bulan yang tidak memiliki alat navigasi lain tentu ini menjadi suatu tantangan tersendiri.

​​​​​​​Chang e Ascender sukses berlabuh pada Orbiter


(Gambar : mekanisme lengan robot pada proses pemindahan sampel, Sumber: CCTV)

Berbekal sistem wireless radio microwave, Ascender akan menyesuaikan kemiringan sampai 0,15 derajat secara perlahan mendekati wilayah menjemputan. Tingkat akurasi akan meningkat seiring mendekatnya Ascender hingga 20 meter berikutnya akurasi terus meningkat hingga 0,1 derajat sehingga memungkinkan wahana Ascender berlabuh dengan tepat.

Setelah berlabuh, sampel lalu dipindahkan dengan aman dengan lengan mekanis ke wahana Orbiter, sampai disini misi Ascender telah selesai dan telah berhasil di undocking dari wahana Orbiter. Orbiter selanjutnya akan menempuh perjalanan kembali ke Bumi.

Proses Pemulangan


Di orbit Bulan, Chang'e Orbiter tidak langsung berangkat menuju Bumi, namun akan mengorbit terlebih dahulu sekitar 6-7 hari untuk mendapatkan jalur transfer Bumi-Bulan yang tepat dimana jarak yang lebih pendek dan sembari memaksimalkan efek slingshot/ketapel dari orbit Bulan.

Baca jugaPlanet yang hilang dari tata surya, misteri Planet Sembilan


Perjalanan sendiri akan memakan waktu 4-5 hari, jika dijumlahkan maka Orbiter membutuhkan 10-12 hari untuk sampai ke Bumi untuk menyelesaikan seluruh misi Chang'e itu sendiri.

Misi Chang'e secara keseluruhan akan mencapai klimaks dimana proses akhir ini akan menjadi misi dengan tingkat kesulitan yang tertinggi, yaitu memastikan wahana akan memasuki atmosfer Bumi dengan selamat.

Sampel yang dibawa diharapkan akan menentukan usia Bulan dan Bumi secara tepat dan mengetahui bagaimana sebenarnya pembentukan atau asal-usul bulan dan akan menjawab teka-teki apakah Bulan dulunya adalah bagian dari Bumi. Dan banyak pertanyaan historis seputar penciptaan planet dan satelit.

Semoga misi ini berakhir dengan sukses ya sobat semangkamania, karena ini akan menjadi tonggak baru dalam perjalanan antariksa dan sampel yang dibawa akan membawa manfaat bagi penelitian para ilmuwan dan umat manusia.

Rate Artikel


Komentar Artikel

Perhatian :
Komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu



Contoh : email_saya@gmail.com



Komentar berhasil di-input
Error!

Artikel Lainnya


Artikel Terbaru


Media Sosial