0
{ "placements": [ { "anchor": { "selector": "body", } }, "pos": 4, "type": 1, "style": { "top_m": 5, "bot_m": 10 } } ] }
Home » Tutorial » Komputer

Cara Menyambung Kabel Serat Optik yang Terputus

Terkadang kabel serat optik bisa terputus, baik karena alam misalnya gempa bumi atau ketidaksengajaan alat berat saat mengeruk tanah dimana tempat kabel serat optik ditanam.

Apa itu kabel serat optik?


Kabel serat optik atau kabel fiber optik adalah kabel yang terbuat dari serat kaca atau plastik yang digunakan untuk mentransmisikan data internet dengan perambatan cahaya. Biasanya kabel serat optik dapat ditanam ditanah atau dipasang di tiang. Kecepatan data yang lewat dari sebuah kabel serat optik kira-kira sama dengan kecepatan cahaya yaitu 3,00 × 108 m/s.

Besar bandwidth yang dapat dilewatkan pada sebuah kabel serat optik hampir tidak terbatas, namun besar data yang dapat dilewatkan bergantung dari spesifikasi alat SFP dan Router yang pada kedua ujung kabel serat optik. Ini bervariasi antara 1 Gbps sampai 100 Gbps.

Cara penyambungan kabel serat optik


Teknisi kabel serat optik

Pernah lihat orang seperti ini? Kalau pernah melihat orang seperti ini di pinggir jalan berarti dia sedang melakukan penyambungan kabel serat optik.

Proses penyambungan kabel serat optik agak berbeda dengan penyambungan kabel UTP (Kabel LAN). Proses penyambungan harus dilakukan dengan presisi dan teliti, karena besar kabel fiber optik besarnya sekitar seukuran rambut manusia. Disamping itu harus disambung dengan bersih agar cahaya dapat merambat dengan baik.

Kupas kabel fiber optik kurang lebih 2-3 cm


Potong kurang lebih 2-3 cm

Proses penyambungannya seperti ini :

  1. kabel serat optik tersebut dikupas terlebih dahulu buffer nya dengan menggunakan pengupas kabel (wire stripper fiber optic cable) sehingga tampak bagian inti (core) nya, sepanjang sekitar 3 cm.

Bersihkan core dengan alkohol


 core dibersihkan dengan alkohol

  1. Kemudian core tadi dibersihkan dengan menggunakan tissue yang dibasahi dengan sedikit alkohol agar bersih dari debu atau pengotor. Core tidak boleh dipegang karena sidik jari bisa menempel.

Potong core dengan Cleaver


 contoh cleaver merk Fujikura CT-30

  1. Setelah dibersihkan, core dipotong dengan menggunakan alat pemotong khusus yang dinamakan dengan cleaver. Tidak bisa menggunakan gunting atau pisau biasa. Cleaver ini akan memotong dengan dengan sangat presisi, hasil potongannya benar-benar lurus dan tidak miring. 

Masukkan core ke Fusion Splicer


(fiber protection sleeve yang berwarna putih berbentuk seperti sedotan minuman) 

  1. Core yang sudah oke tadi dimasukkan kedalam fusion splicer. Core A dan Core B dimasukkan pada chamber lalu dikunci dengan pengaitnya (clamps). Jangan lupa untuk memasukkan pembungkus sambungan corenya(fiber protection sleeve).

Tutup chamber dan align core


 (GAP SETTINGS : perhatikan core A dan B disebelah kiri dan kanan berwarna putih masih berjarak)

  1. Penutup chamber ditutup, lalu ditekan tombol sambungkan. Nanti alat akan otomatis melakukan Align pada kedua core dan memanaskan keduanya sekaligus melakukan arc calibration. Lalu kedua core akan terlihat di layar. Perhatikan garis putih itu adalah corenya. yang sebelah kiri adalah Cora A dan sebelah kanan Core B. Step by stepnya:

Proses Aligning untuk menyesuaikan posisi core


(ALIGNING : mesin akan menaikkan/menurunkan posisi core agar sesuai dan presisi)

Jika mesin tidak align dengan sempurna, silahkan ulangi potong core dengan cleaver. Terkadang hasil potongan kurang baik sehingga perlu di potong ulang.

Core fusion


(PELEBURAN: Proses pemanasan dan peleburan hingga core bersatu hanya berlangsung 1-2 detik)

Sampai disini terlihat core sudah tersambung dengan baik. Silahkan amati redaman yang muncul, jika redaman kurang baik silahkan ulangi proses penyambungan dari awal.

Langkah akhir, memasang pelindung kabel


fiber protection sleeve melindungi hasil sambungan

Pasang fiber protection sleevenya lalu masukkan ke oven pemanas pada fusion splicer. Ini bertujuan agar core hasil sambungannya terlindungi, sehingga tidak gampang patah.

Selesai

Bagaimana? Caranya cukup mudah bukan, jika artikel ini bermanfaat silahkan bagikan ke teman-teman kamu ya. Terima kasih Telah membaca

Rate Artikel


Komentar Artikel

Perhatian :
Komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu



Contoh : email_saya@gmail.com



Komentar berhasil di-input
Error!

Artikel Lainnya


Artikel Terbaru


Media Sosial