{ "placements": [ { "anchor": { "selector": "article", } }, "pos": 4, "type": 1, "style": { "top_m": 5, "bot_m": 10 } } ] }
Home » Astronautika » NASA

Helikopter Mars Pertama berhasil Terbang, Ini dia Videonya

  • 20 Apr 2021
  • 952
  • Andy H. Nst
  •  

Helikopter Mars NASA Ingenuity telah melakukan penerbangan bersejarah pertama di Planet Mars dan mengirimkan foto-foto spektakuler.

Melansir dari NASA, helikopter kecil seukuran 19 inci (48 sentimeter) lepas landas pada Senin 19 April 2021 untuk pertama kalinya.

Penerbangan pertama ini berhasil dengan mulus dan kru di NASA tampak bersorak-sorai karena penerbangan sesuai harapan.

Secara keseluruhan, penerbangan helikopter ini berlangsung sekitar 40 detik, kata anggota tim.

Dengan keberhasilan ini, NASA setidaknya akan melakukan setidaknya 4 kali penerbangan lanjutan, namun waktu penerbangan selanjutnya belum di ketahui secara pasti.



Rekaman Video dari Rover Perseverance


Bayangan helikopter Ingenuity yang di ambil saat terbang di ketinggian 3 meter dari permukaan tanah Mars | NASA

Selain foto udara yang diambil oleh Ingenuity, tim NASA juga menerima rekaman video dari rover Perseverance yang menangkap transisi helikopter saat naik dari permukaan Mars, melayang sebentar dan kemudian mendarat kembali dengan mulus.

Hal yang cukup spektakuler adalah gambar hitam-putih yang diambil oleh helikopter itu sendiri yang menunjukkan pemandangan langsung permukaan Mars.

Gambar yang difoto yaitu jejak ban yang ditinggalkan oleh rekan Ingenuity yang lebih besar, yaitu penjelajah Perseverance, serta bayangan yang dihasilkan oleh helikopter itu sendiri. Inti kotak dan empat rotornya terlihat sangat jelas.

Foto ini disambut dengan sorak-sorai di ruang kontrol NASA di Jet Propulsion Laboratory (JPL) di California yang menerima data dari penerbangan pertama helikopter Ingenuity.

Namun karena pandemi virus Corona yang sedang berlangsung, beberapa kru mengikuti acara secara virtual.

Penerbangan Ingenuity Sempat Alami Penundaan


Melansir dari Space.com, pada pekan lalu 9 April 2021 Ingenuity alami anomali pada "watchdog timer" yang terpasang pada helikopter sehingga gagal beralih ke mode penerbangan.

Tim misi awalnya menunda penerbangan ke 14 April, lalu menundanya lagi untuk memecahkan masalah lanjutan. Pada hari Sabtu (17 April), Manager Proyek Helikopter Ingenuity Mars NASA, MiMi Aung umumkan bahwa tim telah yakin menemukan perbaikan dan penyesuaian urutan perintah yang dikomando dari Bumi. MiMi Aung tetapkan hari ini sebagai tanggal penerbangan pertama.

Profil Helikopter Ingenuity Mars

MiMi Aung, Manajer Proyek Helikopter Ingenuity NASA, bergembira sambil merobek surat pidato seandainya "pendaratan alami kegagalan" 

Helikopter yang bernilai USD $ 85 juta, atau senilai 1.2 triliun rupiah ini tiba di Mars pada 18 Februari 2021, setelah melakukan perjalanan panjang Bumi-Mars. Ingenuity disimpan dalam perut rover penjelajah Perseverance yang besarnya seukuran mobil.

Rover penjelajah Perseverance ini membawa helikopter Ingenuity pada sebidang tanah datar Mars yang dianggap ideal oleh tim NASA sebagai lapangan terbang helikopter.

Perseverance lalu menurunkan Ingenuity pada tanggal 3 April 2021. Sejak itu, helikopter ini melakukan pengisian daya secara mandiri rover Perseverance berjalan menuju jarak aman, dari titik yang cocok untuk mendokumentasikan penerbangan Ingenuity.

Ingenuity hanyalah proyek demonstrasi teknologi mandiri yang terpisah dari bagian misi sains Perseverance.

Tim Aung hanya memiliki waktu satu bulan dengan penerbangan Ingenuity, yang diharapkan dapat terbang hingga lima kali.

Jika semuanya berjalan lancar, setiap penerbangan Ingenuity akan mengirimkan foto dan video spektakuler lainnya ke Bumi.

Kesulitan yang Dihadapi Ingenuity


Memang menerbangkan sesuatu di planet Mars sangat berbeda dengan di Bumi.

Karena komposisi planet Mars yang memiliki kepadatan atmosfer hanya setebal 1% dari Bumi sehingga menerbangkan sebuah helikopter tentu memiliki kesulitan tersendiri.

Setelah alami penundaan sebelumnya, Aung dan rekan-rekannya berencana untuk melakukan empat penerbangan lagi dalam dua minggu yang tersisa dalam jadwal, dengan nomor dua yang telah dijadwalkan pada Kamis (19 April).

Penerbangan lanjutan sepertinya akan menjadi semakin kompleks, yaitu meningkatkan ketinggian penerbangan, lebih cepat dan lebih jauh.

"Ini adalah pencari jalan (pathfinder)," kata Aung, "Kami benar-benar ingin tahu sampai dimana batas kemampuannya, jadi kami akan mencoba melewati batas-batasnya dengan sengaja." Tambahnya lagi

Helikopter Ingenuity membawa dua kamera tetapi tidak memiliki instrumen ilmiah.

Misinya adalah demonstrasi teknologi yang dirancang untuk menunjukkan bahwa penerbangan helikopter memang bisa dilakukan di Mars, yang memiliki atmosfer hanya 1% ketebalan atmosfer Bumi.

Penerbangan tersebut akan menjadi semakin kompleks dan ambisius, dengan menerbangkan Ingenuity lebih tinggi, lebih jauh dan lebih cepat seiring berjalannya waktu.

Momen penerbangan helikopter Ingenuity yang di abadikan oleh penjelajah Perseverance. Tampak helikopter melayang (hover) beberapa detik sebelum akhirnya mendarat kembali | NASA

Aung mengatakan bahwa ia ingin Ingenuity melakukan penerbangan ke ketinggian sekitar 2.000 kaki (600 m) dari tanah pada penerbangan kelima dan terakhirnya, asalkan helikopter bekerja dengan baik pada penerbangan kedua sampai keempat.

"Apa yang telah dilakukan tim Ingenuity memberi kami dimensi ketiga. Mereka telah membebaskan kita dari permukaan sekarang dan selamanya dalam eksplorasi planet, sehingga kita sekarang dapat membuat kombinasi, tentu saja, mengemudi di permukaan dan mengambil sampel permukaan dan melakukan pengamatan dan bahkan eksperimen ilmiah di tempat yang tidak dapat diakses untuk penjelajah, " dia menambahkan. "Dan saya pikir seperti inilah cara kita membangun masa depan."

kata direktur NASA JPL Mike Watkins dalam konferensi persnya.

Rate Artikel


Load more

Artikel Lainnya


Artikel Terbaru


Media Sosial