0
{ "placements": [ { "anchor": { "selector": "body", } }, "pos": 4, "type": 1, "style": { "top_m": 5, "bot_m": 10 } } ] }
Home » Komputer » Jaringan Komputer

11 Perbedaan Access Point dan Router yang Perlu Kamu Ketahui

11 difference between Access Point and Router

Dalam jaringan wireless, ada dua perangkat yang umum digunakan saat kamu terhubung ke jaringan internet. Kedua perangkat itu ialah Access Point dan Router.

Kedua perangkat Wi-Fi ini yang banyak dijual di pasaran dan mungkin ada rasa kebingungan, sebenarnya apa perbedaan antara Access Point dan Wifi?

Bagaimana kamu memilih perangkat yang "pas" dengan kebutuhan kamu, walaupun keduanya sangat mirip sebaiknya kamu perlu mengetahui apa saja fitur yang terkandung dalam perangkat tersebut agar tidak salah memilih.

Apa itu Access Point?


Access Point adalah perangkat wireless yang berfungsi sebagai tempat perangkat client wireless berkumpul jadi satu pada subnet yang sama tanpa manajemen apa-apa.

Bila dianalogikan, Access Point berfungsi sama persis layaknya Switch/Hub, bedanya jaringan pada Access Point berbentuk nirkabel (wireless), itu saja.

Keuntungan menggunakan Access Point adalah kamu bisa menggabungkan jaringan kabel (wired) dan nirkabel (wireless) pada satu subnet.

Access Point TP-Link TL-WA801ND

Namun Access Point hanya berfungsi menghubungkan saja tanpa adanya proses pemberian IP apapun, jika kamu ingin memberi sebuah IP pada perangkat, kamu membutuhkan sebuah perangkat tambahan yang dapat memberikan IP.

Misalnya kamu dapat menggabungkan fungsi Access Point dengan fungsi Mikrotik Router sebagai server DHCP nya.

Apa itu Router?


Router adalah perangkat yang berfungsi untuk melakukan fungsi routing atau rute. Router tidak harus nirkabel (wireless), router juga bisa berfungsi untuk melakukan tugasnya pada jaringan kabel biasa.

Pada sebuah router, paket data akan ditentukan terlebih dahulu sebelum menuju tujuan akhirnya. Penentuan paket data bisa berdasarkan:

  • IP sumber paket data
  • IP tujuan paket data
  • Protokol, misalnya TCP dan UDP
  • Interface pada Router, misalnya ether1, ether2, ether3, dst
  • dan lain-lain

Router TP Link TL-WR840N

Pada umumnya sebuah Router memiliki konfigurasi yang lebih banyak dibandingkan Access Point.

Pada Router, katakanlah perangkat Router Wi-Fi yang biasa dijual di pasaran, sebuah server DHCP umumnya sudah tertanam secara otomatis. Namun beberapa tipe Router dapat mengubah fungsinya menjadi Access Point.

Berbeda dengan perangkat yang memang di branding dari awal sebagai Access Point, tidak akan bisa berubah menjadi sebuah Router.

Kapan harus menggunakan Access Point?


  • Bila kamu ingin membangun sebuah jaringan kecil yang hanya terdiri atas subnet /24 alias 254 IP
  • Bila kamu ingin membuat Server DHCP terpisah dari Access Point (misalnya Mikrotik Routerboard non Wireless) dengan pengaturan yang lebih manageable.
  • Bila kamu tidak ingin melakukan routing apa-apa pada jaringan, ibaratnya seperti menggunakan switch biasa.
  • Bila kamu ingin antar client lebih mudah dalam berkomunikasi, misalnya sharing file
  • Bila kamu tidak melakukan banyak settingan kompleks pada jaringan.

Perbedaan Access Point dan Router


Bedanya router dan access point adalah

Wireless Access Point

  1. Hanya memiliki 1 subnet jaringan.
  2. Tidak memiliki atau tidak bisa membuat DHCP Server.
  3. Tidak bisa menandai paket data yang lewat pada jaringan.
  4. Tidak bisa menandai port yang digunakan client.
  5. Tidak bisa meneruskan port dari satu interface ke interface lainnya.
  6. Tidak bisa menandai jenis protokol pada jaringan.
  7. Tidak bisa membuat pemblokiran IP/MAC Address
  8. Tidak bisa membelokkan internet (routing)
  9. Tidak bisa membatasi hak akses pengguna internet berdasarkan parameter apapun
  10. Tidak bisa membagi besar bandwidth koneksi internet perpengguna (traffic shaping)
  11. Tidak memiliki fitur NAT

Wireless Router 

  1. Bisa menghubungkan client wireless dalam jumlah subnet lebih besar
  2. Bisa membuat sebuah DHCP server pada jaringan wireless (membuat IP otomatis)
  3. Bisa menandai paket data yang lewat pada jaringan (mark packet)
  4. Bisa menandai port yang digunakan client dan membelokkannya ke port tertentu (port redirecting)
  5. Bisa meneruskan port dari satu interface ke interface lainnya (port forwarding)
  6. Bisa menandai port berdasarkan jenis protokolnya, lalu menentukan kemana arahnya
  7. Bisa membuat pemblokiran berdasarkan paket data yang lewat
  8. Bisa membelokkan internet dari provider A ke provider B (routing)
  9. Bisa membatasi hak akses pengguna internet berdasarkan banyak parameter
  10. Bisa membagi besar bandwidth koneksi internet perpengguna (traffic shaping)
  11. Bisa memblokir akses dari luar jaringan dengan membatasi NAT

Perbedaan Fitur Access Point dan Router


Berikut kami ringkas beberapa perbedaan fitur yang umum pada Access Point dan Router

No Fitur Access Point Router
1 DHCP Server
2 Traffic Shaping
3 IP/Packet Routing
4 Port Forwarding
5 Port Redirecting
6 Subnetting
7 Mark Packet
8 Mark Routing
9 IP Forwarding
10 Block IP/MAC
11 Authenticating
12 Bridging

 

Pilih Router atau Access Point?


Setelah kita amati beberapa perbedaan Router Wireless dan Access Point, maka bisa ditarik kesimpulan bahwa Router memiliki fitur yang lebih banyak dan lebih powerful dibandingkan dengan Access Point.

Beberapa tipe Router dapat diubah settingan modenya menjadi Access Point, namun Access Point tidak bisa berubah menjadi Router.

Semua kembali kepada kebutuhan kamu, ingin pengaturan yang lebih banyak dan kompleks, silahkan pilih Router namun ketahui terlebih dahulu fungsi dari fiturnya.

Jika kamu hanya pengguna rumahan yang hanya memiliki beberapa perangkat, tak ada salahnya menggunakan Access Point.

Namun sekarang ini, kebanyakan router Wireless yang dijual dipasaran memiliki settingan dasar yang sudah user friendly dan mudah disetting. So, kembali lagi kepada selera masing-masing. Pilih Access Point atau Router? It's up to you 😉

Rate Artikel


Komentar Artikel

Perhatian :
Komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu



Contoh : email_saya@gmail.com



Komentar berhasil di-input
Error!

Artikel Lainnya


Artikel Terbaru


Media Sosial